Minggu, 23 Oktober 2011

Sabtu, 22 Oktober 2011

Resep Bumbu Keripik Setan "Maicih" (ala stroberiungu)

Gyahahahahaahaa *ketawa gumbira* :D
Akhirnya setelah eksperimen seharian, sukses juga bikin BUMBU KERIPIK PEDASSS (keripik lada sejenis MAICIH gitu deh..) !!!

Ternyata gampang n simpel bikinnya. Yaa ga menutup kemungkinan buat perbaikin resepnya sih, tapi segini aja udah dijamin mantabb (n lebih hemats donk :) ) seperti di postinganku sebelumnya, kan udah ak ceritain betapa tergila2nya ak dengan citarasa pedasss. Jadi penemuan bumbu ala maicih ini memudahkan banget buat selalu punya persediaan cemilan pedas home made, yang lebih higienis n hematsss. Mau tau resepnya? Boleh deh nyontek dari ak. (eits.. tapi ini ak ga bilang sebagai resep maicih beneran ya. Kalau mau tau yg maicih beneran sih tanya sama Reza Nurhilman atau Bob Merdeka aja. Intinya yang mau kuposting tu resep kripik lada hasil eksperimenku sendiri yang kata mama c udah berasa "setannya". Alias pedasss. haha oke, cekibrots sayaang) :)

Resep Bumbu Keripik Setan (ala stroberiungu)

Bahan :
Bawang merah (6 siung) iris tipis
Bawang putih (6 siung) iris tipis
Cabe rawit (tergantung daya tahan melawan pedas.haha)
Merica (juga tergantung daya tahan)
Ketumbar (sedikit aja)
Garam
Gula

Cara Membuat :
1.Oven atau jemur bawang n rawit sampai kering (hilang kadar air) kalau pake oven, waspada jangan sampai gosong. Nanti jadi ngerusak citarasa.
2.Sangrai ketumbar dan merica sampai harum.
3.Blender semua bahan termasuk garam n gula (disarankan garam n gula pakai yg halus aja)
4.Jadi. haha gampang kan ternyata. Ini hasil coba2, tapi udah enak kok.. Nanti kalau lagii ada waktu luang, ak coba bikin lagi sambil coba ak tambahin rempah2 lain, mungkin makin enak. Kalau ada info lanjutan, ak update deh. Selamat tericih2 dengan bumbu bikinan sendiri.hehe ;)

Jumat, 21 Oktober 2011

mana MAICIH yang asli?? (reza nurhilman atau bob merdeka??)

PEDASSS. Entah kenapa pedas masih jadi citarasa paling joss menurutku. Padahal ak asli Jawa loh.. Kata orang sih lidah Jawa lebih cinta pada rasa manis. Yah, terbantahkan di ak :D

Yayaa.. Kecintaanku pada rasa PEDASSS bikin ak kelabakan dalam cari cemilan. Karena semua cemilan dengan merk dagang apapun belum ada yang sepenuh hati menyuguhkan citarasa PEDASSS (dengan 3 huruf S itu.) Rata2 nanggung. Masih PEDAS doank. Malahan kebanyakan masih PEDA. Ato masih nyampe eP doank. haha

Tapi ak langsung lonjak2 gumbira waktu si maicih gempar dibicarakan orang. Dalam hati berpikir : "Wih..jodohku nih.. Wahai perut, sabar yah, jodohmu sudah dekat. Si cemil2 PEDASSS sudah lahir. hehe"

Kuanalisis, kenapa maicih bisa sukses besar?? Menurutku si pencetusnya jeli memanfaatkan selera Indonesia yang gilapedasss sekaligus kepelitan pelaku industri makanan yang rata2 berani merah membara di bungkus doank, tapi nol di rasa PEDASSS. (Baru PEDA aja, ato malahan baru eP gitu :p ) Lalu, gimana tentang marketingnya yang kata orang smart, brilian, dll?? Emm.. subjektif sih..pendapatku, malahan marketing semacam itu mengurangi kemudahan akses konsumen. N tentu mengurangi jumlah konsumen (setidaknya mengurangi 1 konsumen. yaitu AKU! Karena ak cukup males pake gambling nunggu kabar hanya untuk ngejar cemilan. Alhasil ak pilih Kripik Setan BangJack aja yang bisa delivery. hoho pemalasss :p )

Nah, lucunya, baru2 ini ada kabar bahwa maicih mendua! Ohhh...sadiss :p Maksudnya jadi ada 2 versi yang memunculkan spekulasi tentang siapa pencetus sebenarnya, dan siapa pencetus yang bukan sebenarnya. hehe

Sebelum ini ak kenal Reza Nurhilman, (kenal dari social media ato tv yaaa..bukan kenal langsung :) ) Kabarnya, beliau lah owner merk dagang maicih. Semua info tentang maicihnya katanya bisa diakses melalui twitter @infomaicih.

Hmm.. memang sih.. Awalnya ak heran, mengapa maicih sebagai brand yang sedang booming malah pakai pilihan username @infomaicih, bukan @maicih. Bukankah lebih representatif @maicih ya? Toh @maicih pun total hurufnya udah 6. Cukup lah buat memenuhi kaidah username twitter.

Dan baru2 ini ak baca katanya sih ada 2 versi maicih. Letak perbedaan yang paling mencolok tu dari logonya : Maicih dengan logo emak2 kondean madep samping dan emak2 kondean madep depan. Dari rasanya sih belum bisa bandingin, karena ak baru icip maicih versi nyampingnya.

Selain itu.. bisa juga cek official site nya. www.maicih.co.id ini maicih logo nyamping, dg twitter @infomaicih versi Reza Nurhilman. Dan www.maicih.com tu maicih logo madep depan, dengan twitter @maicih versi Bob Merdeka. Eh, siapa ya Bob Merdeka?? Belum familiar ya sama namanya, karena yang kita kenal sering lalu lalang di media sebagai owner brand maicih ya Reza Nurhilman. Lalu, siapa owner yang sebenarnya dari merk dagang maicih?? Saya belum tau ya.. Ada baiknya kita tanya saja pada rumput yang bergoyang. hehe

Jadiiii... lebih milih mana, maicih dengan logo emak kondean madep samping, atau madep depan?? Atau malah jadi tertarik buat brand maicih versi ke tiga dengan logo emak kondean madep belakang?? haha boleh jugaaa, monggo.. :p

Selasa, 18 Oktober 2011

hei limfoma, ada apa kamu bertamu?

Awalnya satu benjolan. Lalu ada anaknya. Masih di pangkal paha. Berusaha ga ak inget-inget. Hanya ak selalu biasain diri buat masakan sehat. No vetsin. Kupikir MSG biang keladinya. Ya sampai lahir blog ini. Dimana setiap masakan ak masak dengan sehat, ak catet resepnya disini, boleh kamu contek. hehe dan kamu pasti ga temukan jenis vetsin atau penyedap dari brand apapun disini. Karena ak suka memasak "Sedap Tanpa Penyedap".

Emm.. buka suka... tapi "harus". Karena ada si kecil di pangkal paha kananku, yg udah ada temennya. Beberapa benjolan kecil berdomisili disitu. Sedih sih.. Takut..

Siapa yg bisa bayangkan bagaimana takutnya ak temuin hal asing ini di alur kelenjar limfaku. Dan sedikit bertambah takut kalau ingat keluarga eyang kakungku punya cerita serupa. Pertanyaanku, apa ini akan berulang, lalu kali ini ak yang jadi tokohnya? Jangan.. :(

Aku masih punya banyak mimpi yg sedang menunggu untuk kuwujudkan. Skripsi yg tinggal sedikiiitttt lagi. Lalu perjuangan mencari kerja. Dan mimpi yg terutama, ak ingin adek2ku kuliah, mendapat modal pendidikan dan gelar sarjana utk masa depan mereka. Seoptimal yg ak mampu, ak ingin mengupayakan yg terbaik untuk masa depan dua adekku.

Lalu, setelah baru saja kutemukan benjolan ke tiga, di dekat telinga kiriku, kemudian ak jadi bertanya, jika mimpi sudah tersusun rapi, menanti diperjuangkan dan diwujudkan. Lalu bagaimana tentang waktu? Apakah rentangannya cukup panjang utk menungguku menuntaskan mimpi-mimpiku dulu?

Hehe pertanyaan wagu. Cukup panjang lah! Dan pasti lebih dari cukup, bahkan utk ak bisa melihat adek2ku memakai toga mereka, lalu berhasil bekerja membangun masa depan mereka. Amin??

Tuhan Yang Maha Kasih mendengar doa kita. Amin :)

#nb: hei limfoma, tolong jangan bertamu :)

Senin, 03 Oktober 2011

serabi (ala stroberiungu)

Ahh,, lama sekali tidak corat coret blog. Jadi kangen euy.. :* hehehe masak lagi yuk say.. Masak serabi. Suka serabi ga?? Aku sih pertama kali doyan serabi waktu KKN, tepatnya pas si Hani Hilmanto, temen KKN ku bawain serabi notosuman yg mantabbb itu. Jadi deh naksir sama serabi. terus tiap pulang Purworejo, slalu sempetin beli serabi di pasar Gamping dulu. hehe nahh,, pernah kan mbah tum coba bikin. Tapi ko kerasss. Yah, gagal tu percobaan pertama. N kali ini ak eksperimen aja, ditambah ini itu. Daaannn JADIIIIIII :D hehe

Gini kalau menurutku, prinsip si serabi tu gurihnya santen, manis gurih areh, empuknya serabi, harumnya pandan, sama manis juruhnya. Kalau ak sih bikinnya gini :

bahan juruh dan areh:
santan (250 cc)
gula jawa (secukupnya) sisir halus
garam (sedikit)
gula pasir (sedikit)
daun pandan

cara membuat juruh
1. campur seluruh bahan, dan didihkan.matikan api.
2. ambil buih di lapisan atas (areh), sisihkan.

bahan serabi :
tepung beras (125gr)
terigu (3 sdm)
baking powder (1sdm)
soda kue (seujung sendok)
santan (2 gelas belimbing)
telur (1 butir)
garam (1sdt)
gula pasir (2 sdm)
daun pandan (2 lbr) cuci, ikat, rebus dg air sedikit, sisihkan air rebusannya
minyak
areh (dari hasil juruh)

cara membuat serabi :

1. campur bahan kering. (terigu, tepung beras, baking powder)
2. kocok putih telur, garam, gula. sampai mengembang. campur kocokan putih telur dg kuning telur, santan, dan air pandan.
3. campur adonan putih telur ke bahan kering. aduk rata. perhatikan konsistensinya.
4. masak di cetakan serabi sampai berbuih (ak pakai teflon kecil2 itu). beri areh di atasnya. lalu tutup. masak hingga matang sampai semua adonan habis.
5. yayayaa jadi dehhh,, sajikan dengan juruhnya. enak lhoo :D